Kudus — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren kembali menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kualitas Manajemen Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Angkatan V di Gedung MWC NU Kaliwungu, Sabtu (15/11/2025). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang merupakan guru PAUDQu dari Kabupaten Kudus dan Pati.
Kepala Bidang PD Pontren, Amin Handoyo, saat membuka acara menekankan bahwa LPQ dan PAUDQu memiliki peran penting dalam membentuk karakter Qur’ani sejak dini. Ia menyebut pengelola LPQ perlu terus meningkatkan kemampuan manajemen, administrasi, serta pengelolaan data, termasuk pemanfaatan EMIS 4.0.
Kepala Kemenag Kabupaten Kudus, Shony Wardana, turut menyambut peserta dan menyampaikan apresiasinya. Ia menyebut guru-guru PAUDQu sebagai garda depan pembentuk generasi Qur’ani. “Kami berharap pelatihan ini semakin menguatkan komitmen dalam melahirkan peserta didik yang tidak hanya mampu membaca, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujarnya.
Ketua panitia, Sri Puah, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian rangkaian kegiatan peningkatan mutu LPQ Angkatan I–VI di Jawa Tengah. Fokus kegiatan meliputi peningkatan kualitas pelayanan, penguatan kompetensi guru PAUDQu, serta penataan manajemen lembaga agar lebih profesional.
Sejumlah narasumber hadir, di antaranya Dr. Dyah Kusbiantari dari BAN-PDM Jawa Tengah, Indah Wahyuningsih dari DPW IPPAQI Jawa Tengah, serta Ahmad Supriyadi dari Tim EMIS Jawa Tengah. Materi yang disampaikan mencakup tata kelola lembaga, peningkatan mutu, kemitraan, penyelarasan standar akreditasi, hingga teknis pendataan EMIS seperti VervalPD dan VervalPTK.
Kegiatan ditutup oleh Sri Puah yang kembali menegaskan pentingnya penerapan materi dalam praktik di masing-masing lembaga. Ia menekankan bahwa tertib administrasi dan penguatan mutu pembelajaran harus menjadi komitmen bersama.